Minggu, 27 September 2015

CHAMPS 3


Dari siapa? Oleh siapa? Untuk siapa?
Oleh : Uci Mega Rahmah / 1011510284

Minggu ini adalah minggu ketiga dari kegiatan CHAMPS, hari ini merupakan hari yang singkat namun bermakna. Singkat dalam artian, materi yang disampaikan hanya meliputi 1 bab saja yakni komunikasi efektif. Bermakna adalah kegiatan ini memiliki arti-arti dalam pelaksanaanya contohnya ketika ada kegiatan “debat”, dengan adanya kegiatan debat setelah materi tadi menjelaskan bahwa kita diajarkan agar berani megungkapkan pendapat dan bersifat aktif dalam suatu forum. Dalam kegiatan “debat” para siswa dapat membangun kepercayaan diri mereka karena mereka diberi kesempatan untuk memberikan pendapatnya.
Materi kali ini mengenai komunikasi efektif yang artinya proses pertukaran informasi antar individu atau kelompok melalui suatu sitem yang baik dengan menggunakan simbol, sinyal, perilaku atau tindakan. Komunikasi juga memiliki fungsi sebagai berikut :
1.     Mencapai pengertian satu sama lain.
2.     Membina kepercayaan.
3.     Mengkoordinir tindakan.
4.     Merencanakan strategi.
5.     Melakukan pembagian pekerjaan.
6.     Berbagi rasa.
Dalam komunikasi kita juga akan menemui kendala sebagai berikut :
1.     Latar belakang.
2.     Bahasa.
3.     Sikap.
4.     Waktu.
5.     Lingkungan.
6.     Sibuk dengan diri sendiri.
7.     Sibuk dengan masalah – masalah eksternal.
8.     Faktor kawan atau pun lawan.
9.     Mendengar yang di harapkan (hanyut dalam pesan pembicara, tidak mendengar apa yang dikatakan melainkan mendengarkan apa yang kita harapkan).
Dalam komunikasi kita juga akan menemukan hambatan yakni :
Hambatan internal, merupakan hambatan yang berasal dari dalam diri individu yang terkait kondisi fisik dan psikolgi. Contohnya diakibatkan gangguan pendengaran, sehingga ia tidak akan mengalami hambatan dalam berkomunikasi. Demikian pula dengan seseorang yang mengalami tekanan (depresi) tidak dapat melakukan komunikasi dengan baik.
Hambatan eksternal, merupakan hambatan yang berasal dari luar individu yang terkait dengan lingkungan sosial, budaya, maupun dengan lingkungan fisik.
Contohnya dikarenakan latar belakang dan bahasa dari masing-masing pelaku komunikasi yang berbeda, penentuan waktu yang kuang tepat dimana yang satu sibuk dengan diri sendiri dan yang lainnya sibuk dengan masalah masing-masing maupun dengan masalah yang ada disekelilingnya, pengambilan sikap yang kurang tepat dalam pengutaraan gagasan atau ide terhadap komunikate, suara gaduh dari lingkungan pun bisa menjadi salah satu hambatan dalam berkomunikasi.
Dalam komunikasi efektif kita juga akan menemui komunikasi publik (komunikasi yang dilakukan kepada masyarakat umum, kelompok atau lebih dari 2 orang). Komunikasi publik yakni “seseorang yang memiliki ide akan mengutarakan idenya melalui pesan yang bertujuan agar orang lain mengerti ide yang ada dalam pikiran kita, dan penyampaian pesan akan diterima oleh orang – orang tersebut. Namun, setiap orang – orang tadi akan memiliki presepsi, tindakan dan memori baru yang berbeda – beda.
Tahapan – tahapan komunikasi publik :
1.     Start of fire, yang artinya kemampuan membuka suatu komunikasi atau pemecah suasana hening.
2.     Build of bridge, yang artinya kemampuan penyampaian pesan sebelum pokok permasalahan dilakukan (memberikan perumpamaan atau contoh di sekitar kita).
3.     For Instance, yang artinya menyampaikan isi atau inti permasalahan yang akan dibicarakan.
4.     So what, yang artinya dalam penyampaian komunikasi kita tadi kita harus memiliki tujuan pembicaraan dan hal – hal yang menjadi pokok permasalahan (meyampaikan tujuan).
Tips berkomunikasi dengan efektif
1.     Gunakan umpan balik.
2.     Saluran komunikasi yang banyak.
3.     Mengenali siapa penerima pesan.
4.     Komunikasi tatap muka.
5.     Menguasai dampak bahasa tubuh.
6.     Menanggapi isi pembicaraan.
7.     Sopan dan wajar.
8.     Mengendalikan esmosi.
9.     Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju.
Pada dasarnya komunikasi efektif adalah suatu proses interaksi satu sama lain dalam tujuan memberi informasi tentang sesuatu apapun yang dikehendaki. Dalam tata caranya kita harus mengetahui siapa yang kita ajak bicara dan bagaimana cara kita menyesuaikan pembicaraan kita. Pokok pembicaraan, bahasa dan prilaku perlu diperhatikan untuk berkomuniaksi secara efektif.

0 komentar:

Posting Komentar