Dari
siapa? Oleh siapa? Untuk siapa?
Oleh
: Uci Mega Rahmah / 1011510284
Minggu
ini adalah minggu ketiga dari kegiatan CHAMPS, hari ini merupakan hari yang
singkat namun bermakna. Singkat dalam artian, materi yang disampaikan hanya
meliputi 1 bab saja yakni komunikasi efektif. Bermakna adalah kegiatan ini
memiliki arti-arti dalam pelaksanaanya contohnya ketika ada kegiatan “debat”,
dengan adanya kegiatan debat setelah materi tadi menjelaskan bahwa kita
diajarkan agar berani megungkapkan pendapat dan bersifat aktif dalam suatu
forum. Dalam kegiatan “debat” para siswa dapat membangun kepercayaan diri mereka
karena mereka diberi kesempatan untuk memberikan pendapatnya.
Materi
kali ini mengenai komunikasi efektif yang artinya proses pertukaran informasi
antar individu atau kelompok melalui suatu sitem yang baik dengan menggunakan
simbol, sinyal, perilaku atau tindakan. Komunikasi juga memiliki fungsi sebagai
berikut :
1. Mencapai
pengertian satu sama lain.
2. Membina
kepercayaan.
3. Mengkoordinir
tindakan.
4. Merencanakan
strategi.
5. Melakukan
pembagian pekerjaan.
6. Berbagi
rasa.
Dalam
komunikasi kita juga akan menemui kendala sebagai berikut :
1. Latar
belakang.
2. Bahasa.
3. Sikap.
4. Waktu.
5. Lingkungan.
6. Sibuk
dengan diri sendiri.
7. Sibuk
dengan masalah – masalah eksternal.
8. Faktor
kawan atau pun lawan.
9. Mendengar
yang di harapkan (hanyut dalam pesan pembicara, tidak mendengar apa yang dikatakan
melainkan mendengarkan apa yang kita harapkan).
Dalam
komunikasi kita juga akan menemukan hambatan yakni :
Hambatan
internal, merupakan hambatan yang berasal dari dalam diri individu yang terkait
kondisi fisik dan psikolgi. Contohnya diakibatkan gangguan pendengaran,
sehingga ia tidak akan mengalami hambatan dalam berkomunikasi. Demikian pula
dengan seseorang yang mengalami tekanan (depresi) tidak dapat melakukan
komunikasi dengan baik.
Hambatan
eksternal, merupakan hambatan yang berasal dari luar individu yang terkait
dengan lingkungan sosial, budaya, maupun dengan lingkungan fisik.
Contohnya
dikarenakan latar belakang dan bahasa dari masing-masing pelaku komunikasi yang
berbeda, penentuan waktu yang kuang tepat dimana yang satu sibuk dengan diri
sendiri dan yang lainnya sibuk dengan masalah masing-masing maupun dengan
masalah yang ada disekelilingnya, pengambilan sikap yang kurang tepat dalam
pengutaraan gagasan atau ide terhadap komunikate, suara gaduh dari lingkungan
pun bisa menjadi salah satu hambatan dalam berkomunikasi.
Dalam
komunikasi efektif kita juga akan menemui komunikasi publik (komunikasi yang
dilakukan kepada masyarakat umum, kelompok atau lebih dari 2 orang). Komunikasi
publik yakni “seseorang yang memiliki ide akan mengutarakan idenya melalui
pesan yang bertujuan agar orang lain mengerti ide yang ada dalam pikiran kita,
dan penyampaian pesan akan diterima oleh orang – orang tersebut. Namun, setiap
orang – orang tadi akan memiliki presepsi, tindakan dan memori baru yang
berbeda – beda.
Tahapan
– tahapan komunikasi publik :
1. Start
of fire, yang artinya kemampuan membuka suatu komunikasi atau pemecah suasana
hening.
2. Build
of bridge, yang artinya kemampuan penyampaian pesan sebelum pokok permasalahan
dilakukan (memberikan perumpamaan atau contoh di sekitar kita).
3. For
Instance, yang artinya menyampaikan isi atau inti permasalahan yang akan
dibicarakan.
4. So
what, yang artinya dalam penyampaian komunikasi kita tadi kita harus memiliki
tujuan pembicaraan dan hal – hal yang menjadi pokok permasalahan (meyampaikan
tujuan).
Tips
berkomunikasi dengan efektif
1. Gunakan
umpan balik.
2. Saluran
komunikasi yang banyak.
3. Mengenali
siapa penerima pesan.
4. Komunikasi
tatap muka.
5. Menguasai
dampak bahasa tubuh.
6. Menanggapi
isi pembicaraan.
7. Sopan
dan wajar.
8. Mengendalikan
esmosi.
9. Tawarkan
untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju.
Pada
dasarnya komunikasi efektif adalah suatu proses interaksi satu sama lain dalam
tujuan memberi informasi tentang sesuatu apapun yang dikehendaki. Dalam tata
caranya kita harus mengetahui siapa yang kita ajak bicara dan bagaimana cara
kita menyesuaikan pembicaraan kita. Pokok pembicaraan, bahasa dan prilaku perlu
diperhatikan untuk berkomuniaksi secara efektif.
