Rabu, 09 Desember 2015

Jantungku






Dalam senyummu . . . kau sembunyikan letihmu
Derita siang dan malam menimpamu
Tak sedetik pun kau menghentikan langkahmu
Mencari harapan baru bagi anakmu
 Engkau mengajariku untuk menahan . . .
Menahan derasnya hujan
Engkau mengajariku melangkah . . .
Melangkah ke depan
Engkau mengajariku segalanya . . .
Segalanya  tentang arti kehidupan

            Aku mengerti bagaimana perjuanganmu selama ini untuk aku dan adik-adikku. Aku mengerti bagaimana perasaanmu jika anak-anakmu tak memahami keinginanmu. Aku mengerti tentang semua yang kamu khawatirkan. Aku mengerti kenapa kamu selalu marah-marah. Aku mengerti kenapa kamu selalu memberi banyak peraturan. Aku mengerti kenapa kamu selalu bertanya. Aku mengerti kenapa kamu selalu tersenyum seolah-olah kamu tak punya satupun masalah. Aku mengerti kamu seperti itu hanya karena 1 alasan, 1 alasan yang sangat tak ternilai yakni kasih sayangmu. 

            Dalam hidupmu kamu selalu berusaha agar aku dan adik-adikku menjadi orang yang bahagia,sukses, dan menjadi yang terbaik. kamu menaruh harapan besar bagi kami. Kamu selalu memberikan yang terbaik bagi kami. Tapi . . . maafkan kami bu, kami hanya membuatmu marah. Kami hanya membuatmu bersedih. Kami membuatmu selalu berfikir. Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu  . . . 

            Dahulu memang aku tak bisa mengerti dengan baik. Dahulu memang aku tak seberapa peduli. Dahulu memang aku tak mau tau tentang apa yang terjadi. Tapiiii . . . sekarang aku mulai mengerti . . . kamulah hidupku. Kamulah segalanya bagiku. Kamu yang sangat sangat teramat penting. Kamulah semangatku di setiap aku terjatuh. Setiap saat aku selalu merasakan kasih sayangmu dimanapun dan kapanpunaku berada. Aku tak bisa hidup tanpamu bu karena kamu adalah jantungku. Aku sayang ibu 

            Ibu selalu mencurahkan kasih sayangnya setiap saat, maka sempatkanlah untuk sekedar berbagi kisah dengannya. Ibu masih hidup, maka berbahagialah bersamanya sebelum hanya bisa memberikan doa. So . . . berikan yang terbaik yang bisa kamu berikan padanya. Mulailah kehidupanmu dengan semangat seperti ibu yang selalu semangat untuk kebahagiaan anaknya . . . 

Semoga bermanfaat . . . :)

0 komentar:

Posting Komentar